Makassar, Ingin memiliki otak yang lebih cerdas,
berpikir lebih cepat dan ingat di mana Anda meletakkan kunci? Ternyata
beberapa makanan benar-benar dapat membantu meningkatkan kesehatan otak
dan kognisi.
Tak hanya meningkatkan kemampuan otak, konsumsi
nutrisi sehat ini juga menawarkan perlindungan otak jangka panjang.
Berikut 6 nutrisi sehat yang bikin otak lebih cemerlang, seperti
dilansir Onlymyhealth, Sabtu (29/6/2013):
1. Kenari
Kenari
sangat kaya asam lemak omega-3, bahkan kandungannya tertinggi di antara
makanan nabati lainnya. Omega-3 serta antioksidan lainnya dalam kenari,
dapat mengurangi peradangan di otak dan bahkan dapat bertindak sebagai
perlindungan terhadap demensia dan penyakit Alzheimer. Pertimbangkan
untuk menambahkan 1 sampai 1,5 ons kenari untuk menu Anda setiap hari.
2. Ikan
Ikan
air dalam seperti salmon adalah salah satu sumber alami terbaik dari
asam lemak omega-3, yang benar-benar penting untuk fungsi otak yang
baik. Omega-3 juga memiliki sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu
menjauh dari demensia dan bentuk-bentuk penurunan kognitif lainnya yang
terkait dengan usia.
3. Buah berry
Buah
berry dikemas dengan antioksidan yang dapat mengurangi stres pada otak.
Sama seperti kenari, berry (terutama blueberry) bisa membantu menangkal
penyakit Alzheimer dengan mengurangi stres oksidatif. Plus, penelitian
pada tikus telah menemukan bahwa makan makanan yang kaya blueberry dapat
membantu meningkatkan memori dan kognisi, membuat kekuatan otak menjadi
lebih muda.
4. Bayam
Sayuran berdaun
hijau seperti bayam bisa membantu memperlambat penurunan kognitif,
menjaga otak tetap tajam selama mungkin. Hal ini disebabkan oleh folat
tinggi (sejenis vitamin B) yang terkandung dalam bayam. Tentu saja,
makan sayuran tidak pernah merupakan hal yang buruk, studi juga telah
menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak sayuran pada umumnya
cenderung memiliki kemampuan otak yang lebih baik.
5. Wortel
Sayuran
berwarna oranye ini mengandung senyawa yang disebut luteolin, yang
menurut penelitian dapat mengurangi peradangan di otak. Para ilmuwan
percaya bahwa dengan mengurangi peradangan, luteolin dapat membantu
mengurangi penurunan memori yang berkaitan dengan usia. Paprika dan
seledri juga kaya luteolin.
No comments:
Post a Comment